
Bandar Lampung, 13 Oktober 2026 — Program Studi Pemikiran Politik Islam (PPI), Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung menggelar Coaching Penulisan Jurnal Ilmiah bagi mahasiswa angkatan 2023 dan 2024, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan budaya akademik sekaligus pembekalan mahasiswa dalam menyusun artikel ilmiah sebagai salah satu bentuk karya akademik dan tugas akhir.
Coaching menghadirkan dua alumni Program Studi Pemikiran Politik Islam sebagai narasumber, yakni Aris Munandar, M.A., yang saat ini beraktivitas sebagai peneliti sekaligus asisten dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta Fadhilah Faiqoh, M.A., yang saat ini mengabdi di STIT Tanggamus.
Kehadiran alumni sebagai narasumber menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Selain memiliki pengalaman akademik di bidang penulisan dan publikasi ilmiah, keduanya diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa mengenai proses mengembangkan gagasan penelitian menjadi artikel yang sistematis dan layak diajukan ke jurnal ilmiah.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Dr. H. Abdul Malik Ghazali, M.A. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah Program Studi Pemikiran Politik Islam yang secara konsisten mendorong mahasiswa meningkatkan kemampuan akademik, khususnya dalam penulisan karya ilmiah.
Menurutnya, kegiatan coaching seperti ini penting untuk membantu mahasiswa, terutama angkatan 2023, mempersiapkan penyelesaian studi secara lebih terarah. Ia menyampaikan bahwa capaian kelulusan tepat waktu mahasiswa angkatan sebelumnya menjadi motivasi agar mahasiswa berikutnya memiliki semangat yang sama dalam menyelesaikan tahapan akademik.
“Mahasiswa perlu memanfaatkan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Pengetahuan mengenai bagaimana menyusun artikel, memilih jurnal, hingga melakukan submit merupakan keterampilan akademik yang sangat dibutuhkan dalam proses penyelesaian studi,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Malik Ghazali juga menyampaikan salam dan dukungan dari Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Dr. H. Mahmudin Bunyamin, Lc., M.A., yang pada saat bersamaan sedang menghadiri agenda kelembagaan lainnya. Pimpinan fakultas mendukung berbagai langkah strategis program studi dalam memperkuat kemampuan mahasiswa, termasuk dalam memahami penulisan dan publikasi artikel ilmiah.
Ia kemudian secara resmi membuka kegiatan Coaching Penulisan Jurnal Ilmiah dan berharap seluruh peserta mengikuti proses pembelajaran secara serius dari awal hingga akhir.

Dari Gagasan Penelitian hingga Artikel Ilmiah
Memasuki sesi utama, kegiatan diarahkan pada pendampingan teknis mengenai proses penulisan artikel ilmiah. Mahasiswa tidak hanya diberikan pemahaman mengenai pentingnya publikasi, tetapi juga diajak mengenali anatomi sebuah artikel jurnal secara utuh.
Pembahasan dimulai dari bagaimana menentukan tema dan judul penelitian yang fokus, aktual, dan memiliki persoalan akademik yang jelas. Mahasiswa diarahkan agar judul artikel tidak hanya menarik secara bahasa, tetapi mampu mencerminkan objek penelitian, fokus kajian, dan konteks yang diteliti.
Pada bagian abstrak, peserta mendapat pemahaman mengenai pentingnya menyusun ringkasan penelitian secara padat dengan memuat unsur masalah, tujuan, metode, hasil utama, dan kontribusi penelitian. Abstrak diposisikan sebagai bagian penting karena menjadi gambaran awal bagi editor dan reviewer untuk memahami substansi artikel.
Pendampingan kemudian berlanjut pada penyusunan pendahuluan. Pada bagian ini mahasiswa diarahkan untuk tidak sekadar menyajikan latar belakang yang panjang, tetapi membangun alur argumentasi yang jelas, mulai dari fenomena, masalah penelitian, penelitian terdahulu, research gap, kebaruan penelitian, hingga pertanyaan atau tujuan penelitian.
Narasumber juga memberikan perhatian pada pentingnya literature review atau kajian penelitian terdahulu. Literatur tidak cukup hanya dikumpulkan, tetapi harus dibandingkan dan dianalisis sehingga mahasiswa dapat menemukan posisi penelitiannya di antara kajian yang sudah ada.
Pada aspek metode penelitian, mahasiswa didorong untuk menjelaskan pendekatan, sumber data, teknik pengumpulan data, informan atau objek penelitian apabila relevan, serta teknik analisis data secara konsisten. Kejelasan metode menjadi salah satu bagian penting yang sering menjadi perhatian editor maupun reviewer jurnal.
Sementara itu, pada bagian hasil dan pembahasan, mahasiswa diarahkan untuk mampu membedakan antara penyajian temuan dengan analisis. Temuan penelitian perlu dikembangkan dengan menghubungkannya pada teori dan penelitian terdahulu, sehingga artikel tidak berhenti pada deskripsi data, tetapi menghasilkan argumentasi ilmiah.
Bagian kesimpulan juga menjadi perhatian dalam coaching. Kesimpulan tidak diarahkan sebagai pengulangan seluruh isi pembahasan, melainkan sebagai jawaban ringkas terhadap pertanyaan penelitian yang sekaligus menunjukkan kontribusi utama dari penelitian yang dilakukan.
Sitasi, Referensi, dan Etika Akademik
Selain membedah struktur artikel, coaching juga membahas penggunaan sitasi dan daftar pustaka secara benar dan konsisten. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan sumber akademik yang relevan, terutama artikel jurnal, buku ilmiah, dan sumber primer yang dapat dipertanggungjawabkan.
Penggunaan aplikasi manajemen referensi turut menjadi bagian penting dalam proses penulisan karena dapat membantu mahasiswa mengelola sumber pustaka, menyusun kutipan, dan membuat daftar pustaka sesuai gaya selingkung jurnal.
Aspek etika akademik juga mendapat perhatian. Mahasiswa diingatkan mengenai pentingnya menjaga orisinalitas tulisan, menghindari plagiarisme, mencantumkan sumber setiap gagasan yang dikutip, serta tidak melakukan manipulasi data maupun referensi.
Mengenal Proses Submit hingga Review Jurnal
Coaching tidak berhenti pada proses menulis. Peserta juga diperkenalkan pada tahapan publikasi artikel melalui sistem jurnal elektronik, mulai dari mencari jurnal yang sesuai dengan focus and scope, membaca author guidelines, menggunakan template jurnal, melakukan registrasi akun, hingga mengunggah naskah pada sistem jurnal.
Mahasiswa diarahkan untuk memahami bahwa pemilihan jurnal perlu dilakukan secara cermat. Artikel yang baik tetap berpotensi ditolak apabila tidak sesuai dengan ruang lingkup jurnal atau tidak mengikuti pedoman penulisan yang telah ditentukan.
Proses setelah submit juga dijelaskan sebagai bagian dari pembelajaran. Mahasiswa diperkenalkan pada tahapan pemeriksaan awal oleh editor, proses peer review, penerimaan catatan reviewer, revisi artikel, hingga pengiriman kembali naskah yang telah diperbaiki.
Dengan pemahaman tersebut, mahasiswa diharapkan tidak memandang komentar reviewer sebagai hambatan, tetapi sebagai bagian dari proses akademik untuk meningkatkan kualitas naskah.
Pendampingan Berlanjut Pascacoaching
Sebagai tindak lanjut kegiatan, Program Studi Pemikiran Politik Islam merencanakan pembentukan grup WhatsApp pendampingan yang melibatkan peserta dan kedua narasumber. Forum tersebut akan digunakan untuk mendampingi mahasiswa setelah kegiatan selesai, terutama dalam proses penyusunan naskah, penyesuaian template jurnal, perbaikan sitasi dan referensi, pemilihan jurnal tujuan, hingga proses submit.
Model pendampingan berkelanjutan ini diharapkan membuat coaching tidak berhenti sebagai kegiatan satu hari, tetapi menghasilkan keluaran konkret berupa artikel ilmiah mahasiswa yang siap diajukan ke jurnal.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Pemikiran Politik Islam FUSA UIN Raden Intan Lampung berupaya membangun budaya akademik yang lebih produktif dan berorientasi pada karya ilmiah. Kemampuan menulis artikel jurnal tidak hanya diharapkan membantu mahasiswa dalam penyelesaian tugas akhir, tetapi juga menjadi bekal untuk melanjutkan studi, mengembangkan penelitian, serta berkontribusi dalam produksi pengetahuan di bidang politik dan keislaman.

Kegiatan Coaching Penulisan Jurnal Ilmiah sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara program studi, mahasiswa, dan alumni. Keterlibatan alumni diharapkan dapat membangun jejaring akademik yang terus berkembang dan memberikan inspirasi kepada mahasiswa bahwa proses belajar di Program Studi Pemikiran Politik Islam dapat dilanjutkan melalui aktivitas penelitian dan publikasi ilmiah.