Home


SK Izin Pendirian Prodi

Program Studi Pemikiran Politik Islam berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dirjen Lembaga Islam Departemen Agama RI. No. Dt.II.III/IPP.02.3/272/05 berdiri pada tanggal 23 Maret 2005 yang berada di bawah Fakultas Ushuluddin.

SK dan Sertifikat Akreditasi

Berdasarkan keputusan BAN-PT No.192/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/IX/2013 Program studi Pemikiran Politik Islam (PPI) telah terakreditasi dengan nilai B dan berlaku sampai dengan 21 September 2018.

Kepemimpinan

Pola Kepemimpinan dalam Program Studi

Pola Kepemimpinan Program Studi Pemikiran Politik Islam memiliki karakteristik yang kuat dalam operasional, organisasi; dan publik. Hal ini merujuk pada statuta IAIN Raden Intan Lampung Tahun 2008, Bab VIII tentang Tata Kerja yang menjelaskan bahwa:

  1. Dalam melaksanakan tugasnya, setiap pimpinan institut/satuan kerja di lingkungan institut, dalam hal ini ketua Jurusan Pemikiran Politik Islam, wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi secara khirarki baik pada satuan masing-masing maupun antar satuan organisasi/satuan kerja di Institut serta dengan instansi lain di luar Institut sesuai dengan tugas masing-masing.
  2. Setiap pimpinan institut/satuan kerja di lingkungan Institut bertanggung jawab memimpin, mengkoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan, dan petunjuk pelaksanaan tugas bawahan.
  3. Setiap pimpinan institut/satuan kerja di lingkungan Institut wajib mengembangkan tugas dan fungsinya berdasarkan visi, misi, dan kebijakan Institut serta mengikuti dan mematuhi petunjuk kerja pimpinan satuan organisasi di atasnya, serta melaporkan tugas-tugasnya secara berkala kepada atasan masing-masing.
  4. Dalam menyampaikan laporan kepada atasan, tembusan laporan wajib disampaikan pula kepada satuan-satuan organisasi lain yang secara fungsional mempunyai hubungan kerja.

Dan merujuk pada Bagian Kedua Prinsip Manajemen dan akuntabilitas, Statuta IAIN Raden Intan :

  1. Institut menerapkan prinsip manajemen berbasis kinerja dan tata kelola perguruan tinggi yang baik
  2. Penerapan manajemen berbasis kinerja sebagaimana dimaksud meliputi perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan pelaporan.
  3. Tata kelola sebagaimana dimaksud bercirikan partisipatori, berorientasi pada konsensus, akuntabilitas, transparansi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat di masa kini dan masa datang, efektif, efisien, inklusif, dan mengikuti aturan hukum.

Program Studi Pemikiran Politik Islam merupakan pelaksana akademik yang secara hirarki berada di bawah koordinasi Fakultas Ushuluddin yang dipimpin oleh seorang Dekan dan dibantu oleh Pudek I bidang akademik, Pudek II bidang administrasi, dan Pudek III bidang kemahasiswaan. Rincian susunan struktur pimpinan Fakultas dan jurusan Pemikiran Politik Islam sebagai berikut:

  1. Fakultas Ushuluddin dipimpin oleh seorang Dekan yang dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh tiga orang pembantu dekan yaitu Pudek I bidang akademik, Pudek II bidang administrasi, dan Pudek III dalam bidang Kemahasiswaan.
  2. Jurusan Pemikiran Politik Islam merupakan pelaksana akademik yang secara hirarki berada di bawah Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Intan Lampung
  3. Pimpinan Jurusan/program studi Pemikiran Politik Islam terdiri dari seorang Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan
  4. Dalam pelaksanaan tugas di bidang pembinaan keilmuan, pimpinan Jurusan/prodi Pemikiran Politik Islam bertanggung jawab kepada Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Intan Lampung.
  5. Dalam bidang administrasi umum dan keuangan serta proses pembelajaran, pimpinan Jurusan/prodi Pemikiran Politik Islam bertanggung jawab kepada Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Intan Lampung.

Dalam tataran praktis dalam pengelolaan dan penyelenggaraan program studi Pemikiran Politik Islam, Ketua dan Sekretaris Jurusan selalu berkoordinasi, berkomunikasi dan berkonsultasi dengan pimpinan fakultas; Dekan, Pudek I, Pudek II, Pudek III. Dalam pelaksanaan tugas-tugas di jurusan Pemikiran Politik Islam, Ketua Jurusan dibantu Sekretaris Jurusan. Untuk lebih jelasnya, struktur Jurusan Pemikiran Politik Islam sebagai berikut:

  1. Ketua Jurusan/Prodi Pemikiran politik Islam saat ini (masa bakti 2014-2019) adalah Dr. Nadirsah Hawari, MA. Dalam hal ini ketua jurusan bertugas merancang dan mengembangkan Jurusan/Prodi Pemikiran Politik Islam.
  2. Sekretaris Jurusan/Prodi Pemikiran Politik Islam saat ini (masa bakti 2014-2019) adalah Tin Amalia Fitri S.Sos, M.Si. Sekretaris Jurusan dalam merancang dan mengembangkan Jurusan/prodi Pemikiran Politik Islam.

Ketua dan Sekretaris Jurusan Pemikiran Politik Islam selalu menjalin koordinasi dan komunikasi dalam menjalankan tugas dan kewenangan mereka. Sebagai pimpinan, Ketua Jurusan Pemikiran Politik Islam selalu mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan apa yang akan dilakukan dalam kegiatan-kegiatan rutin Jurusan dan program pengembangan program studi Pemikiran Politik Islam. begitu pula halnya, Sekretaris Jurusan/Prodi Pemikiran Politik Islam selalu berupaya untuk memberitahukan dan mengkomunikasikan berbagai kegiatan rutin maupun kegiatan terprogram lainnya secara aktif kepada ketua Jurusan Pemikiran Politik Islam. Selain itu, ketua dan sekretaris prodi juga melakukan komunikasi aktif dan koordinasi internal dengan para dosen yang ber home baseProgram Studi Pemikiran Politik Islam. Hal ini semua dilakukan untuk membangun komitmen dan tanggung jawab yang tinggi dalam melaksanakan pendidikan dan pengembangannya.

Tugas dan fungsi setiap elemen di program studi Pemikiran Politik Islam berjalan dengan baik karena kesamaan persepsi setiap elemen terhadap kinerja operasional program studi, seperti penyusunan jadwal dan distribusi mata kuliah tepat waktu, pembagian beban dan tugas dosen yang sesuai dengan bidangnya masing-masing sehingga kegiatan tridharma perguruan tinggi didistribusikan secara adil dan proporsional kepada setiap dosen. Begitupun dosen melakukan tugas dan fungsinya secara profesional dengan menyiapkan persiapan perkuliahan, penyusunan bahan perkuliahan, pembuatan SAP (Satuan Acara Perkuliahan), melaksanakan dan mengevaluasi perkuliahan, meneliti, menulis dan melakukan pengabdian masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas program studi.

Selain dengan para dosen, pimpinan program studi Pemikiran Politik Islam juga selalu berupaya melakukan koordinasi dan komunikasi dengan kabag Tata Usaha, Kasubbag Akademik, Kasubbag Umum dan Kasubbag Keuangan untuk membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan perkuliahan, prosedur pelayanan terhadap mahasiswa, kepangkatan dan status dosen. Jika ada kesulitan atau hambatan dalam penyelenggraan proses belajar mengajar, pimpinan prodi selalu berkonsultasi dengan Pudek I bidang akademik. Begitu pula bila ada masalah keuangan/anggaran kegiatan berkonsultasi dengan PD II bidang Keuangan. Dan bila ada permasalahan dalam hal kemahasiswaan maka berkonsultasi dengan PD III bidang Kemahasiswaan baik dalam bentuk formal yaitu rapat koordinasi bulanan maupun non formal.

Seluruh jalinan kerja ini menunjukkan bahwa tata cara kepemimpinan program studi Pemikiran Politik Islam sudah mengarah pada sistem kerja yang transparan, koordinatif dan akuntabel. Jalinan dan tata kerja tersebut sesuai dengan tata kelola good governanceyang diinginkan oleh semua pihak untuk menuju sistem kerja yang lebih bersih dan realistis.